Hukum

Kapal SPOB Rhafa 01 Disebut Milik Kepala KSOP Diduga Angkut BBM Ilegal, KSOP Kelas 1 Palembang Buka Suara

×

Kapal SPOB Rhafa 01 Disebut Milik Kepala KSOP Diduga Angkut BBM Ilegal, KSOP Kelas 1 Palembang Buka Suara

Sebarkan artikel ini

Palembang, Briliannews.com — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Palembang buka suara mengklarifikasi video yang beredar di media sosial khususnya akun TikTok yang menyebut kapal SPOB Rhafa 01 milik Kepala KSOP Kelas 1 Palembang Laksamana Pertama TNI Idham Faca yang diduga menampung dan mengangkut BBM ilegal milik PT Cakra Petro Energi.

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Palembang Capt Bintarto M Mar Kamis (15/1/2026).

Capt Bintarto mengatakan dari segi surat, sertifikat dan perizinannya kapal SPOB Rhafa 01 dipastikan semuanya memenuhi persyaratan sehingga kapal layak untuk berlayar. Mengenai muatannya KSOP tidak bertanggung jawab terkait dengan muatan kapalnya.

“Kami analogikan dengan kendaraan yang berada didarat dinas Perhubungan maupun kepolisian tugasnya hanya kelaikan terhadap kendaraannya terhadap muatannya tidak bertanggung jawab sama juga dengan kami KSOP yang tidak bertanggung jawab terhadap muatan kapal,”kata Capt Bintarto.

Meski demikian kata Bintarto apabila ada informasi atau laporan terkait muatan kapal barang barang tidak benar ataupun ilegal KSOP pasti akan melakukan penindakan maupun penyidikan.

“Kami tegaskan tugas dan fungsi dari KSOP adalah untuk keselamatan dan keamanan pelayaran terhadap kapalnya sehingga tidak untuk muatan kapalnya,”jelasnya.

Ketika disinggung terkait kepemilikan kapal SPOB Rhafa 01 apakah bener milik Kepala KSOP Kelas 1 Palembang Laksamana Pertama TNI Idham Faca, Capt Bintarto mengaku tidak bisa menjawabnya secara lugas apakah milik Kepala KSOP Palembang atau milik siapa karena kalau dilihat dari surat tanda kebangsaannya kapal SPOB Rhafa 01 milik perusahaan.

“Kalau seandainya milik Kepala KSOP itukan perorangan. Jadi namanya milik perusahaan untuk mengetahui miliknya siapa sebuah kapal kita harus mengetahui akta perusahaannya,”tuturnya.

Capt Bintarto juga meminta kepada masyarakat untuk bijak menyikapi segala informasi yang beredar di media sosial karena banyak informasi yang beredar tidak jelas bahkan hoax.

“Kita harus lebih cerdas menyikapi media sosial, kalau kita mendapatkan informasi dari media sosial kita harus melakukan klarifikasi informasi tersebut kebenarannya kalau memang beritanya benar pasti kami akan tindak lanjuti,”tandasnya.(Leo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot pragmatic
gambolhoki