Palembang, Briliannews.com — Operasi Keselamatan Musi 2026 yang digelar Ditlantas Polda Sumsel dan jajaran selama 15 hari kedepan lebih mengutamakan tindakan tilang ETLE terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat yang terekam melakukan pelanggaran lalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo mengatakan Operasi Keselamatan Musi 2026 dimulai dari 2 hingga 16 Februari 2026.
Dalam Ops Keselamatan dilakukan secara Preemtif, Preventif dan represif dengan mengutamakan tindakan tilang melalui ETLE terhadap kendaraan yang melakukan pelanggaran sedangkan untuk tilang manual tidak terlalu dimaksimalkan.
“Fokus Operasi kali ini mengutamakan tilang ETLE Handled dan teguran simpatik, terutama pengendara yang kedapatan melawan arus, tidak menggunakan helm, tidak memakai safety belt serta kendaraan yang tidak sesuai peruntukkan,”kata Kombes Pol Maesa Soegriwo kepada wartawan Selasa (3/2/2026).
Ditlantas Polda Sumsel mendapatkan bantuan 15 unit ETLE Handled dari Korlantas Polri yang digunakan untuk menindak pengendara yang kedapatan melanggar lalu lintas.
Anggota Ditlantas Polda Sumsel sudah menggunakan ETLE handled dalam pelaksanaan operasi Keselamatan Musi 2026.
Ditlantas Polda Sumsel menerapkannya dalam kegiatan patroli mana menemukan ataupun melihat pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas dengan alat inilah anggota langsung menfoto dan dimasukkan ke sistem lalu dikirim ke pelanggar.
“Personel saat patroli dengan mengendarai motor atau mobil bisa menggunakan handphone memfoto pelanggar lalu lintas yang langsung terintegrasi ETLE Handled dan server Korlantas Polri. Sehingga anggota dilapangan tidak perlu menghentikan kendaraan yang melanggar cukup difoto kemudian dikonfirmasi sesuai dengan nomor plat dan alamatnya pengendara,”jelasnya.
Penggunaan ETLE handled ini mengutamakan kendaraan yang melawan arus, tidak menggunakan helm serta kendaraan yang tidak memakai plat.
“Wilayah yang rawan melawan arus misalnya di kawasan Keramasan ini yang kami utamakan. Anggota dilapangan juga lebih mengedukasi bagi pengendara yang melakukan pelanggaran agar tidak lagi mengulangi pelanggarannya,” katanya.
Ops Keselamatan Musi 2026 dilaksanakan untuk persiapan menghadapi Ops Ketupat Musi 2026 karena arus lalin mengalami peningkatan jelang arus mudik dan diharapkan dengan dilaksanakan Operasi Keselamatan Musi ini masyarakat sudah lebih taat berlalu lintas.(Leo)













