Hukum

Terjerat Kasus Korupsi Kredit Fiktif PT BSS dan PT SAL, 5 Eks Pejabat BRI Pusat Dijebloskan Ke Jeruji Besi

×

Terjerat Kasus Korupsi Kredit Fiktif PT BSS dan PT SAL, 5 Eks Pejabat BRI Pusat Dijebloskan Ke Jeruji Besi

Sebarkan artikel ini

Palembang, Briliannews.com — Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumsel menahan lima tersangka dugaan korupsi pemberian fasilitas pinjaman / kredit dari Bank BRI kepada PT. BSS dan PT SAL.

Sebelumnya penyidik telah menetapkan delapan tersangka pada tanggal 27 Maret 2025 yang lalu.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Dr Ketut Sumedana mengatakan Penyidik hari ini melakukan pemeriksaan delapan tersangka, namun yang hadir hanya tujuh orang.

“Sementara Tersangka AC selaku Group Head Divisi ARK BRI Pusat periode tahun 2008-2014 tidak hadir karena masih menjalani perawatan dirawat di salah satu Rumah Sakit di Jakarta,”kata Ketut kepada wartawan dalam pres rilis di Kejaksaan Tinggi Sumsel Selasa 7 April 2026.

Ketujuh orang yang diperiksa masing-masing KW selaku Kepala Divisi Agribisnis Kantor BRI Pusat periode Tahun 2010-2014, SL Selaku Kepala Divisi Analisis Resiko Kredit BRI Pusat periode Tahun 2010-2015Lalu, WH selaku Wakil Kepala Divisi Agribisnis BRI Pusat periode Tahun 2013-2017, IJ selaku Kepala Divisi Agribisnis BRI Pusat periode Tahun 2011-2013.

LS selaku Wakil Kepala Divisi ARK BRI Pusat periode Tahun 2010-2016. Kemudian, KA selaku Group Head Divisi Agribisnis BRI Pusat periode Tahun 2010-2012 dan TP selaku Group Head Divisi Agribisnis BRI Pusat periode Tahun 2012-2017. 

Kelima Tersangka yaitu KW, SL, WH, ID, LS dijebloskan di Rumah tahanan negara kelas 1 Palembang selama 20 hari kedepan dari tanggal 07 April 2026 sampai dengan 26 April 2026. 

Dua tersangka lainnya KA dan TP tidak ditahan karena mengajukan permohonan penangguhan penahanan untuk tersangka KA Sakit Jantung dan Tersangka TP Sakit Auto Imun, yang diperkuat dengan rekam medis.

Ketut menjelaskan, peningkatan status dilakukan setelah tim penyidik melakukan penyelidikan selama satu bulan dan menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana korupsi. “Setelah dilakukan ekspose, perkara ini dinilai layak ditingkatkan ke tahap penyidikan,” jelasnya.(Leo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot pragmatic
gambolhoki