Palembang, Briliannews.com — Asliadi (27) warga Desa Tanjung Menang, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin ditemukan dalam kondisi kejang-kejang di parkiran depan Kafe Badman, Kampung Baru, Jalan Teratai, Kecamatan Sukarami Palembang pada Minggu (30/12/2025) dini hari.
Asliadi sempat digotong warga ke RS Islam Ar-Rasyid hingga akhirnya dinyatakan tak bernyawa lagi.
Mendapat informasi tersebut petugas piket SPKT, Reskrim dan Pamapta Polrestabes Palembang bersama Polsek Sukarami mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.
Korban pertama kali ditemukan penjaga parkiran bernama Umar dalam kondisi kronologis berawal ketika saksi kejang-kejang. Korban lalu digotong beberapa orang yang tidak dikenal.
Umar mengajak warga untuk membawa korban ke rumah sakit Islam Ar-Rasyid menggunakan pick up. Saksi lainnya bertanya kepada korban apakah dia bersama temannya dan pulang kemana, korban sempat menjawab ‘aku balik Plaju’.
Kemudian korban tiba dirumah sakit sekitar pukul 05:00 WIB, dokter yang menangani korban sudah dalam keadaan kaku, mata merah dan mulut sudah terbuka.
Saat dokter hendak memasang infus, tak lama korban dinyatakan meninggal dunia. Hasil diagnosa dokter, korban meninggal diduga karena reaksi obat-obatan terlarang.
Namun untuk kepastiannya, menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik. Untuk pemeriksaan lebih lanjut jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diperiksa dokter forensik.
Hasil pemeriksaan luar ditemukan luka lecet di bagian pelipis sebelah kiri korban, siku dan dada.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab meninggalnya korban.
“Masih dalam penyelidikan dan pendalaman untuk mengetahui penyebab kematian korban,”kata Alex Senin (1/12/2025).
Jenazah korban sudah dibawa, pihak keluarga dari rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk segera dimakamkan.
“Barang-barang milik korban sepeda motor, handphone dan dompet yang berisi uang yang diserahkan kepada keluarga korban,”jelasnya.(Leo)











