Peristiwa

Insiden Ledakan Tabung LPG 12 Kilogram di Palembang, Renggut Tiga Nyawa Emak emak

×

Insiden Ledakan Tabung LPG 12 Kilogram di Palembang, Renggut Tiga Nyawa Emak emak

Sebarkan artikel ini

Palembang, Briliannews.com — Insiden ledakan tabung gas LPG 12 kilogram disalah satu rumah di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang pada Sabtu (31/1/2026) siang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Sebelumnya dari peristiwa tersebut sembilan orang dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka bakar serius. Satu korban dinyatakan meninggal dunia diketahui istri pemilik rumah bernama Dewi Rohayati pada Sabtu malam.

Korban kedua yang meninggal dunia bernama Umi (54) mengalami luka bakar 80 persen sempat dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru.

Lilis tetangga korban mengatakan Umi meninggal dunia Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB. “Umi sempat dirawat diruang ICU, Umi tetangga dari korban Dewi Rohayati, yang meninggal pada hati Sabtu (31/1/2026) kemarin sore,”kata Lilis Minggu (1/2/2026).

Rumah Umi bertetangga dengan Dewi yang jaraknya tidak berjauhan.Dari sembilan korban yang dilarikan ke Rumah Sakit, tiga diantaranya meninggal dunia.

Ketiga korban masing-masing Dewi Rohayati selaku istri pemilik rumah dan Murni, asisten rumah tangga (ART) dan Umi. Ketiga korban yang meninggal dunia mengalami luka bakar 70 persen hingga 80 persen.

Diberitakan sebelumnya sembilan orang dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka bakar akibat tabung gas LPG 12 kilogram diduga bocor. Peristiwa ini terjadi disalah satu rumah di Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, No 49, RT 029, RW 004, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang Sabtu (31/1/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Kejadian tersebut juga nyaris membakar seluruh bangunan rumah. Saat kejadian didalam rumah sedang memasak untuk persiapan ruwahan.

Dari sembilan korban 7 perempuan dan dua diantaranya balita Sembilan korban yang mengalami luka bakar yakni Sumarni (63), Umi (54), Murni (40), Dewi Rohayati (33), Ria (40), Sri Rahayu (21), Weni Widia (40), Sahnum (10 bulan), serta Namira (2 tahun).

Kapolsek Ilir Timur II Kompol M Ismail membenarkan peristiwa tersebut penyebabnya diduga dari kebocoran tabung gas LPG 12 kilogram yang pakai untuk memasak besar untuk sedekah ruwahan menyambut ramadhan.

“Dari kebocoran gas itulah menimbulkan ledakan hingga menimbulkan api yang membakar rumah,”kata Kompol Ismail.

Petugas piket Polsek Ilir Timur II menerima informasi tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

“Saat petugas tiga, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga sekitar secara bergotong royong dengan peralatan seadanya,”jelasnya.

Dari kejadian ini kata Ismail sejumlah orang mengalami luka bakar berkisar antara 20 hingga 80 persen. Semua korban berjumlah sembilan orang sudah dilarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pendataan untuk menyelidiki kasus tersebut. Kepada masyarakat kami mengimbau untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas LPG, terutama saat dipakai memasak dalam jumlah besar,”pungkasnya.(Leo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot pragmatic
gambolhoki