Palembang, Briliannews.com — Dapur SPPG OKI salah satu SPPG Polri yang dibangun jajaran Polda Sumsel yang berada diwilayah Polres OKI. Keberadaan dapur SPPG OKI ini terletak dibelakang Polsek Kayuagung eks Mapolres OKI di Jalan Letnan Muchtar Saleh Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Dapur SPPG OKI ini menempati salah satu bangunan. Untuk memenuhi standar Badan Gizi Nasional bangunan tersebut direnovasi sedemikian rupa sehingga menjadi dapur yang difungsikan tempat untuk menyimpan bahan makan, mengolah, memasak hingga distribusikan kepada siswa ribuan siswa di OKI.
Lantas bagaimana kondisi SPPG OKI yang setiap harinya SPPG OKI ini menyuplai 3471 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk 27 sekolah di sekitar Kayuagung.
IPC SPPG OKI Ina Ruben mengatakan SPPG OKI dibangun sesuai dengan standar dari badan gizi nasional (BGN). Untuk menjaga kebersihan dan kehigeinisannya pekerja yang akan masuk ke ruang dapur, diwajibkan memakai alat pelindung diri (APD), mulai dari masker, sarung tangan, penutup kepala serta sandal khusus hal ini menghindari masuknya bakteri maupun virus dari luar.
“Bahan makanan yang disuplai dari pemasok sebelum diterima kami cek dulu apakah sudah sesuai dengan kualitas maupun spek,”kata Ina Ruben kepada wartawan Rabu (22/10/2025).
Selanjutnya kata Ina, bahan makanan yang sudah dipastikan sesuai dengan spek lalu disimpan secara terpisah.
“Disini kami menyimpan bahan makanan secara terpisah ada tempat menyimpan bahan makanan kering dan basah,”katanya.
Didapur SPPG OKI ada Chiller untuk menyimpan bahan seperti perbumbuan, sayur, buah dan freezer untuk menyimpan ikan, ayam maupun daging.
“Tempat mencuci sayur dan protein hewani pun dibuat terpisah. Bahkan telur yang datang dari pemasok dicuci bersih sebelum dimasak,”ungkapnya.
Untuk ditahap pemasakan makanan, SPPG OKI menyesuaikan dengan jumlah. Seperti hari ini menu yang dibuat nasi putih, tahu isi, telur dadar, untuk sayurnya buncis dan buah kelengkeng.
“Sebelum memasak juru masak melakukan persiapan terlebih dulu bahan bahan lalu diolah, sayur maupun ikan dipotong potong lalu dibersihkan ini dilakukan jam dua pagi hingga jam 5,”tuturnya.
Di dapur SPPG OKI, jumlah pekerjanya 47 orang, mulai dari juru masak, pemorsian, distribusi hingga ahli gizi yang mengecek atau Security food makanan sebelum didistribusikan ke siswa.
“Saat ini kami melayani 3471 siswa dari 27 sekolah yang berada disekitar Kayuagung dari tingkat TK, SD, Madrasah, SMP dan SMA,”tambahnya.
Untuk menu MBG setiap harinya bervariatif, sesekali SPPG OKI menanyakan pihak sekolah minta dimasakan menu apa.
Sementara itu, Alia salah satu wali murid SD N 7 Kayu Agung, Alia mengaku senang dan bersyukur anaknya bisa menikmati MBG dari dapur Polri.
“Dapur MBG Polri sangat teliti dalam mengolah dan membuat makanan untuk anak anak selain mengeyangkan tentunya bergizi,”ungkapnya.
Dengan pengolahan dan masaknya secara profesional orang tua merasa aman dan percaya.
“Prosesnya ketat dan higienis, jadi saya yakin tidak akan menimbulkan keracunan bagi anak-anak,”tambahnya.
Sementara itu, hal yang sama juga terlihat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Ogan Ilir yang berada di Jalan Kopral Juni, Lingkungan 1, Kelurahan Indralaya Indah, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Saat sejumlah awak media mengunjungi SPPG Ogan Ilir diajak keliling melihat seluruh ruangan yang digunakan untuk menyuplai 3030 porsi makanan.
Bangunan SPPG Ogan Ilir seluas 18 × 44 meter ini dilengkapi dengan peralatan masak, mulai dari kuali atau wajan berukuran besar, tempat masak nasi, Chiller hingga freezer.
Kepala SPPG Polres Ogan Ilir, Krisna Agung Pangestu mengatakan SPPG Ogan Ilir saat ini memperkerjakan 49 orang relawan untuk menyediakan MBG di 8 sekolah disekitar Indralaya dengan porsi sebanyak 3030 porsi setiap harinya.
“Semua pekerja di SPPG Polres Ogan Ilir harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Setiap pekerja yang berada didalam ruangan SPPG diharuskan memakai APD,”kata Krisna kepada wartawan Rabu 22 Oktober 2025.
Sebelum memasak, tim melakukan persiapan bahan makanan yang akan dimasak kemudian diolah, dicuci baru dimasak setelah dimasak makanan tidak langsung dimasukkan kedalam ompreng tapi didinginkan dulu sebelum didistribusikan.
“Agar bahan makanan tetap fresh dan higienis di SPPG Ogan Ilir ada ruangan khusus untuk menyimpan daging, ikan ayam dan buah buahan,”tuturnya.
Setiap harinya, SPPG Polres Ogan Ilir menyuplai 3030 porsi MBG untuk delapan sekolah disekitar Indralaya baik itu untuk balita, pelajar SD, SMP sederajat, SMA sederajat, ibu hamil dan ibu menyusui.
Untuk memastikan keamanan dan kualitas bahan makanan yang dipasok dari supplier sebelum diterima dicek terlebih dulu.
Hal ini untuk memastikan kualitas bahan jika ada yang rusak maka akan dikembalikan kepada supplier.
“Kami hanya menerima bahan makanan berkualitas baik. Bahan makanan yang dimasak digunakan untuk satu hari saja. Untuk hari berikutnya bahan makanan lain lagi,”ungkap Krisna.
Sama dengan SPPG Polri lainnya, SPPG Polres Ogan Ilir juga menerapkan Security food setiap makanan yang sudah dimasak sebelum distribusi kepada siswa makanan dicek keamanannya oleh Dokkes yang setiap hari bertugas mengecek keamanan makanan.(Leo)













