Peristiwa

Dua Bocah di Kampung Tuna Netra Palembang Tercebur di Kolam IPAL Pasar Ikan Modern, Satu Meninggal

×

Dua Bocah di Kampung Tuna Netra Palembang Tercebur di Kolam IPAL Pasar Ikan Modern, Satu Meninggal

Sebarkan artikel ini

Palembang, Briliannews.com — Kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dibekas Pasar Ikan Modern Jalan MP Mangkunegara, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang menelan korban jiwa.

Dimana bocah berusia tiga tahun berinisial QFA tewas setelah terjatuh didalam kolam setinggi 3 meter. Sedangkan F temannya masih menjalani perawatan. Kedua bocah tersebut merupakan anak dari penyandang tunanetra yang tinggal di kampung Tuna Netra tak jauh dari dilokasi kejadian.

Ditemui dikediamannya Kamis 20 Agustus di Jalan Seduduk Putih, Kampung Tuna Netra Iwan Susanto (47) ayah korban menuturkan anaknya sedang bermain tidak jauh dari tempatnya bekerja di panti pijat tradisional tuna netra dengan sepupunya F kemudian minta uang untuk jajan.

“Dia minta uang untuk jajan, sebelum dikasih saya suruh nyanyi balonku. Setelah itu saya kasih uang, tidak lama berselang sekitar 15 menit dikabari anak saya tenggelam,”kata Iwan.

Diungkapkan Iwan, sekitar mengetahui kalau anaknya tenggelam setelah mendengar teriakan F lalu mendekati kolam tersebut.

“Saat itu tubuh F hampir tenggelam dan diselamatkan lalu dilarikan ke rumah sakit. Kalau anak saya tidak terlihat karena tubuhnya sudah tenggelam di dasar kolam,”ungkapnya.

Kedua bocah malang tersebut diselamatkan namun nyawa QFA tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Dari cerita yang menyelamatkan, tubuh anak saya tenggelam dan sudah berada didasar kolam, hanya terlihat rambutnya saja,”tuturnya.

Tubuh korban diangkat lalu dibawa ke klinik 24 jam terdekat, namun nyawa QFA tidak tertolong.

Warga sekitar maupun orang tua bocah tidak mengetahui sama sekali bagaimana kedua bisa masuk ke dalam kolam. Namun dari keterangan F bocah yang selamat, F lah yang tercebur lebih dulu.

“Kalau cerita dari F dirinya lah yang tercebur dulu ke dalam kolam. Tidak tahu bagaimana anak saya juga ikut,”jelasnya.

Sebelumnya kolam IPAL dibekas Pasar Ikan Modern ada pagar yang terpasang namun tidak terawat sehingga mudah dimasuki oleh anak-anak.

Pasca kejadian pihak dari dinas Perikanan dan instansi terkait sudah mendatangi rumah korban selanjutnya akan dipasang pagar seng hari ini juga agar tidak mudah dipanjat oleh anak-anak.

“Dinas Perikanan hari ini katanya mau pasang pagar seng di dekat kolam IPAL, “tandasnya.(Leo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot pragmatic
gambolhoki