Hukum

KSOP Palembang Periksa Ananda Pratama Nahkoda Tugboat Bojoma 2917 Pasca Ponton Tabrak Pilar Jembatan LRT

×

KSOP Palembang Periksa Ananda Pratama Nahkoda Tugboat Bojoma 2917 Pasca Ponton Tabrak Pilar Jembatan LRT

Sebarkan artikel ini

Palembang, Briliannews.com — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Palembang melakukan investigasi menyeluruh guna menyelidiki insiden tongkang batu bara Fly Power 3020 yang menabrak pilar jembatan LRT di perairan Sungai Musi Palembang pada Minggu (4/10/2026) sore.

Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah pihak terkait aktivitas pelayaran mulai dari nahkoda kapal, petugas pandu hingga asis.

Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang Capt Bintarto M mar mengatakan pasca insiden tongkang batubara menabrak tiang jembatan LRT pada Minggu sore pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa terhadap kru kapal, diantaranya nahkoda, mualim kapal, Kepala kamar mesin (KKM) serta petugas pandu.

“Semua kru kapal termasuk petugas pandu saat masih dalam pemeriksaan sehingga kesimpulan penyebab tabrakan belum diketahui karena masih dalam pemeriksaan,”kata Capt Bintarto M mar didampingi Kawilker Tanjung Api api Capt Rachmad Syahid Senin (5/10/2026).

Secara sekilas kata Bintarto dugaan Tongkang batubara tanpa muatan menabrak tiang jembatan LRT pada saat kejadian Tugboat Bojoma 2917 yang menarik ponton Fly Power 3020 sedang masuk dari area labuh zona – c ke labuh Gandus.

Disaat bersamaan ketika hendak mengolong dibawah jembatan Ampera ada kapal lain yang hendak keluar.

“Arus air saat kejadian dalam kondisi pasang sehingga Tugboat Bojoma terbawa arus seharusnya kapal yang hendak keluar memberi kesempatan Tugboat Bojoma masuk tapi disuruh bertahan dan terbawa arus lalu menyenggol tiang jembatan LRT. Tapi ini hanya dugaan awal untuk kepastiannya nunggu hasil pemeriksaan,”tuturnya.

Untuk kondisi tiang jembatan LRT usai ditabrak tidak menimbulkan kerusakan yang cukup berarti karena yang ditabrak bagian vender atau pelindung tiang jembatan.

“Kami belum melakukan pemeriksaan terhadap tiang jembatan LRT yang ditabrak namun informasi yang kami dapat yang ditabrak hanya bagian vender atau pelindung jembatan,”tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah tongkang batubara tanpa muatan menabrak tiang jembatan LRT yang berdampingan jembatan Ampera di perairan Sungai Musi Palembang.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu (4/10/2026) sore dan viral di media sosial diduga karena kabut asap tebal yang menyelimuti kota Palembang beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun dari data pelayaran Tongkang batubara yang menabrak diketahui Power 3020 ditarik Tugboat Bojoma 2917 yang dinahkodai Ananda Pratama yang dioperasikan PT Sukses Wahana Maritim yang beralamat di Komplek Ruko & Pergudangan Martadinata No. A1-A3, Jl. R.E. Martadinata Palembang.

Sedangkan untuk pandunya dari Badan Usaha Pelabuhan PT Penajam Internasional Terminal dengan tujuan olah gerak area labuh zona – c ke labuh Gandus.(Leo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot pragmatic
gambolhoki