Kriminal

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Petani di OKU, Korban Dikeroyok Satu Keluarga dengan Parang

×

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Petani di OKU, Korban Dikeroyok Satu Keluarga dengan Parang

Sebarkan artikel ini

Palembang, Briliannews.com — Guna melengkapi berkas perkara, penyidik Unit 4 Subdit III Jatanras Polda Sumsel merekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Feriyansyah (41) seorang petani di Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU.

Rekonstruksi yang digelar dilapangan tembak Mapolda Sumsel Selasa (28/4/2026) ini turut dihadiri langsung Siti Fatimah JPU Kejaksaan Tinggi Sumsel serta Melia istri korban.

Sedikitnya 23 adegan diperagakan langsung oleh tersangka Sharijal dilakukan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa pembunuhan.

Dalam rekonstruksi terungkap korban dihabisi tersangka di sebuah bengkel di Dusun 7. Berawal dari pertemuan antara korban dan tersangka hingga aksi pengeroyokan brutal yang berujung pada kematian korban.

Korban saat kejadian sedang memperbaiki sepeda motornya di bengkel. Kemudian datang salah satu tersangka dan melontarkan provokasi, sebelum kembali bersama dua anggota keluarganya membawa senjata tajam.

Ketiganya kemudian mengejar korban hingga ke bagian belakang rumah untuk menyelamatkan diri, namun dikejar dan dikepung oleh para pelaku yakni Febi wiliansyah, Niken Yolanda dan sharijal bin rojimi.

Korban kemudian dibacok berulang kali di sejumlah bagian tubuh hingga akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Johannes Bangun melalui Kanit 4 Jatanras Polda Sumsel AKP Taufik Ismail menuturkan rekonstruksi ini penting untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta di lapangan serta memperkuat berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

“Seluruh rangkaian peristiwa sesuai dengan hasil penyidikan. Ini akan menjadi bagian penting dalam pembuktian di persidangan,”kata Taufik usai rekonstruksi.

Sementara itu Melia, istri korban mengungkapkan suaminya dikeroyok hingga tewas lantaran dituduh sebagai Cepu atau informan polisi dalam kasus narkotika oleh keluarga pelaku. Untuk itu, Melia meminta agar pelaku dihukum mati.

“Apa yang mereka tuduhkan kepada suami saya tidak benar mereka membunuh suami saya sangat kejam,”ucap Melia.

Diketahui korban Feriyansyah dikeroyok tiga pelaku, dari tiga pelaku polisi berhasil menangkap satu tersangka sementara dua lainnya masih dalam pengejaran.(Leo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot pragmatic
gambolhoki