Palembang, Briliannews.com — Sebuah mobil Toyota Fortuner menabrak dua sepeda motor dan satu mobil Angkutan Kota (Angkot) di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di bawah Stasiun LRT pasar Cinde Palembang pada Jumat (5/6/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Dalam lakalantas maut tersebut satu pengendara motor dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Identitas pengendara motor yang meninggal dunia yakni Devi Yanto (39), warga Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang.Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BG-4241-ADC.
Motor korban ditabrak dari belakang membuatnya mengalami luka parah. Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Charitas Palembang karena lukanya parah membuat nyawa korban tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia.
Dua korban lainnya atas nama Nuriratih (33) dan Abilyansah Wijaya (3) mengalami luka dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif.
Sedangkan korban dari motor kedua M. Abi (22), warga Sematang Borang, Palembang hanya mengalami luka lecet dan cedera pada bagian pinggang.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto menuturkan kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota Fortuner dan dua sepeda motor serta Angkot.
Berawal dar mobil Toyota Fortuner bernomor polisi BG-1857-UP yang dikemudikan Ahmad Nasuhi (57), warga Vila Kencana, Alang-Alang Lebar, melaju dari arah IP Mall menuju Simpang Charitas.
Setibanya di TKP mobil menabrak sepeda motor Honda Beat BG-4423-ABN dikendarai korban Devi Yanto yang berada di depannya.
Setelah menabrak motor pertama mobil Fortuner masih melaju tanpa terkendali. Lalu menembak sepeda motor Honda Beat BG-4241-ADC yang dikendarai Devi Yanto bersama dua penumpangnya.
“Setelah menabrak dua motor, mobil Fortuner masih melaju tak terkendali hingga menabrak angkutan kota bernomor polisi BG-1031-IM yang berada di jalur yang sama,”kata Hermanto.
Sopir angkot bernama Ahmad Ridwan (53) mengalami keluhan sakit pada bagian dada.Sedangkan sopir Toyota Fortuner, Ahmad Nasuhi tidak mengalami cedera sedikit pun.
Penyidik Satlantas Polrestabes Palembang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Untuk semua korban sudah dievakuasi rumah sakit, petugas juga sudah mengamankan barang bukti diantaranya satu unit Toyota Fortuner nopol BG 1857 UP, satu unit Honda Beat BG 4423 ABN dan satu unit Honda Beat BG 4241 ADC.
Kasus lakalantas maut ini masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan beruntun tersebut.(Leo)













