Palembang, Briliannews.com — PS (12) siswi kelas 4 Sekolah Dasar (SD) yang diduga korban kekerasan seksual di Jalan Karang Sari, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang pada Minggu (3/5/2026) malam masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang pasca operasi dibagian vaginanya.
Ayah korban, NS (35) ditemui di RS Bhayangkara menceritakan kejadian yang menimpa anaknya berawal saat korban hendak menonton hiburan tari India bersama temannya pada Minggu, 3 Mei 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.
“Dia mau nonton tari India berdua sama anak tetangga. Lalu datang seorang pria berjaket ojek online yang menawarkan untuk mengantarkan ke tempat acara dengan iming-iming uang,”kata NS kepada wartawan Selasa (5/5/2026).
Saat itu, teman korban sempat menolak, namun pelaku terus membujuk hingga akhirnya korban ikut. Temannya ketakutan dan kabur, lalu melaporkan kejadian itu ke orang tua korban.
Mendapat laporan tersebut, Ns langsung bergegas mencari anaknya ke lokasi acara tari India, namun tidak ditemukan. Saat dalam perjalanan pulang melalui jalan sepi, sekitar pukul 21.00 WIB Nanang mendapati anaknya berjalan kaki seorang diri.
“Saat ditemukan anak saya terlihat panik dan lemas. Saya bonceng di motor sambil saya tanyai dari mana, tapi anak saya masih diam.
“Setelah sampai di rumah, barulah korban berani bercerita kalau sudah diperkosa. Kami kemudian membawanya ke bidan terdekat. Bidan mengatakan anak saya mengalami pendarahan aktif dan harus segera dioperasi,” jelasnya.
Ns kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RT dan Polsek Gandus, sebelum akhirnya diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polrestabes Palembang.
“Anak saya masih trauma dan kini dirawat di rumah sakit. Karena kondisinya mengalami pendarahan hebat, korban harus menjalani operasi dengan 4 jahitan.
“Operasinya kemarin jam 5 sore. Saya minta tolong, saya sebagai orang tua berharap pelaku segera ditangkap,” tandasnya.(Leo)













