Palembang, Briliannews.com — Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menjadi korban jambret di Jalan Bendungan, Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang, Senin (8/6/2026) kemarin sekitar pukul 15.46 WIB.
Dari kejadian tersebut uang sebesar Rp 1 juta untuk kebutuhan kuliah yang baru saja dikirim orang tuanya dari kampung halaman raib digasak pelaku.
Korban diketahui bernama Sesi Sulistia (19) asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. Selain uang didalam tas selempang milik korban juga berisi buku kuliah, serta sejumlah dokumen penting lainnya yang turut dijambret.
Sesi mengatakan dirinya baru saja mengambil uang di ATM dari kiriman dari orang tuanya. Saat hendak kembali ke kosannya, Sesi merasa ada seseorang yang terus mengikutinya.Kecurigaannya ternyata benar.
Sesampainya di lokasi kejadian, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox berwarna abu-abu dengan nomor polisi BG 3758 IA tiba-tiba mendekatinya dan langsung menarik tas selempang yang dikenakannya.
“Saya sempat mempertahankan tas itu. Kami sempat tarik-menarik dan pelaku terlihat kesulitan mengambilnya. Namun karena talinya putus, tas saya akhirnya berhasil direbut dan langsung dibawa kabur,”kata Sesi saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (9/6/2026).
Korban langsung berusaha mengejar pelaku sambil berteriak meminta pertolongan warga. Namun upayanya tidak membuahkan hasil karena pelaku melarikan diri dengan kecepatan tinggi masuk kedalam lorong permukiman warga.
“Saya sempat mengejar sampai ke lorong sambil teriak minta tolong. Banyak orang di sekitar, tetapi tidak ada yang sempat menghentikan pelaku,” katanya.
Sesi mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut. Pasalnya, uang yang dibawa kabur pelaku merupakan kiriman dari ibunya untuk kebutuhan sehari-hari kuliahnya di Palembang.
“Di dalam tas ada uang Rp1 juta yang baru dikirim. Selain itu ada buku kuliah dan surat-surat penting lainnya. Saya memang sempat merasa dibuntuti sejak sebelumnya, tetapi tidak menyangka akan dijambret,” ungkapnya.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Selatan.
Korban juga melampirkan barang bukti berupa rekaman kamera CCTV pelaku saat beraksi.Saat ini kasus penjambretan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Korban berharap pelaku segera ditangkap dan barang-barang miliknya dapat ditemukan kembali.(Leo)













