Kriminal

Sengaja Dibakar Untuk Tanam Sayuran, Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Sako

×

Sengaja Dibakar Untuk Tanam Sayuran, Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembakaran Lahan di Sako

Sebarkan artikel ini

Palembang, Briliannews.com — JS (56) dan SP (60) warga Kalidoni Palembang ini tidak menyangka kalau rumput ilalang yang dibakarnya akan membesar hingga nyaris merembet ke perumahan di Jalan Husin Basri, Lorong Tekad, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang.

Akibat perbuatannya kedua pria paruh baya tersebut kini diamankan di Polsek Sako.

Kapolsek Sako Kompol Makmun Nartawinata menuturkan kedua pelaku awalnya disuruh pemilik lahan untuk menebas rumput ilalang. Namun setelah ditebas kedua pelaku sengaja membakar tumpukan rumput dengan korek api.

“Lahan yang dibersihkan kedua pelaku di TKP luasnya 50×50 meter di TKP. Mereka mulai bekerja dari jam 15.00 sampai jam 17.00 rumput ilalang ditebas dengan menggunakan arit, setelah ditebas rumputnya dibakar lahan yang dibersihkan merupakan milik pribadi,”kata Makmun, Kamis (3/9/2026).

Api dihidupkan dengan korek gas lalu tumpukan rumput ilalang yang sudah tebas dibakar apinya kemudian membesar hingga ke Jalan Liur dan menjalar ke lahan Perumahan Griya Sejahtera Mandiri, Kelurahan Sukamulya.

“Apinya menjalar mendekati perumahan GSM. Lahan yang terbakar sekitar 1,5 hektare. Petugas Damkar akhirnya berhasil memadamkan api pukul 22.00 malam,”tambahnya.

Dari hasil olah TKP, dan keterangan sejumlah saksi, tim Opsnal Reskrim Polsek Sako menangkap dua orang pelaku yang sengaja membakar lahan tersebut pada pagi hari.

Kedua pelaku ditangkap tak jauh dari lokasi kebakaran.Hasil penyelidikan, lahan yang dibuka kedua pelaku direncanakan untuk menanam sayuran.

“Kedua pelaku kami tangkap pagi hari sekitar jam 09.00. Keduanya mengaku lahan yang bakar selanjutnya akan ditanami sayur,”ungkapnya.

Dihadapan polisi JS mengatakan dirinya tidak mengetahui kalau rumput ilalang yang mereka bakar apinya akan membesar.

Dirinya bersama SP, membakar rumput ilalang dengan korek api dan tidak menyangka kalau apinya akan membesar.

“Jam 5 sore saat kami tinggalkan apinya sudah mati, kami tidak tahu kalau apinya masih hidup,”aku JS.

Terkait adanya larangan membakar lahan pada musim kemarau, JS tidak mengetahui larangan tersebut.

“Kalau saya jujur tidak tahu kalau membakar lahan saat musim kemarau itu dilarang, karena saya jarang nonton TV,”jelasnya.(Leo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot pragmatic
gambolhoki