Palembang, Briliannews.com — Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana berkomitmen tidak akan memberikan rasa aman terhadap pelaku kejahatan narkotika untuk melakukan transaksi dimanapun.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan jumat keliling di masjid Lawang Kidul, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II Palembang usai shalat jumat pada Jumat (30/10/2026).
Selain narkotika, mantan Wakapolda Sumut ini juga tidak akan memberikan ruang praktik premanisme dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat kota Palembang.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Rony Samtana mengatakan seluruh jajaran kepolisian diminta mengambil langkah konkret untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan nyaman dari tindak pidana narkoba dan aksi premanisme maupun kejahatan narkotika.
“Jumat Keliling ini merupakan program Kapolri karena tidak hanya menjadi momentum untuk melaksanakan ibadah bersama, tetapi juga sebagai wadah bagi kepolisian untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap informasi dan persoalan keamanan di lingkungan sekitar,”kata Irjen Pol Rony Samtana.
Dikatakan Irjen Pol Rony Samtana dihadapan jamaah masjid Lawang Kidul selain beribadah shalat jumat.
Dirinya juga menyampaikan program Kapolri, salah satunya program Jumat Keliling, sebagai sarana untuk bersilaturahmi dan mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Ke depan Polda Sumsel akan mengoptimalkan peran seluruh personel untuk menjaga keamanan khususnya ditempat tempat yang disinyalir menjadi sarang peredaran narkotika,”ungkapnya.
Selain penegakan hukum, kata Rony pihak kepolisian juga melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas.
“Yang menjadi perhatian serius dalam langkah pencegahan peredaran narkotika ditempat tempat yang rawan serta aksi premanisme yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan menciptakan rasa tidak aman di ruang publik,”tuturnya.
Polda Sumsel berupaya memberdayakan seluruh anggota untuk menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman.
“Mudah-mudahan berbagai aksi premanisme yang ada di tengah-tengah masyarakat bisa kita tindak dan berantas,”ungkapnya.
Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat, Rony berharap tidak hanya sebatas melakukan penindakan, tetapi juga mampu memberikan rasa aman melalui patroli, pencegahan, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat.
“Polda Sumsel berkomitmen melindungi masyarakat agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa dihantui rasa takut terhadap aksi premanisme serta peredaran narkotika di Sumsel,”tandasnya.(pfz)













