Palembang, Briliannews.com — Satreskrim Polrestabes Palembang dan Reskrim Polsek Sukarami meringkus lagi satu tersangka pengeroyokan Yepran Firmansyah sopir truk hingga tewas di SPBU Jalan HM Noerdin Panji, Kecamatan Sukarami Palembang pada Selasa 2 Juni 2026 malam.
Tersangkanya yakni Ferdi ditangkap pada Kamis 4 Juni 2026 malam. Ferdi terlibat langsung dalam aksi mengeroyok dengan menusuk korban Yepran Firmansyah dengan senjata tajam sebanyak satu kali.
Total sudah tiga orang tersangka yang sudah ditangkap yakni Ongki Saputra, Ferdi dan AP dalam kasus pengeroyokan yang dilatar belakangi cekcok saat antrean pengisian solar.
Saat ini polisi masih memburu satu pelaku berinisial Y alias W yang juga terlibat dalam kasus tersebut.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andrian mengatakan tim gabungan kembali menangkap satu tersangka berinisial F yang ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Tersangka F ditangkap pada Kamis (4/6/2026) malam. “Satu tersangka lagi berhasil kami tangkap pada Kamis malam. Tersangka berinisial F, total ada tiga orang tersangka yang sudah diamankan,” kata Alex dihadapan wartawan Jumat (5/6/2026).
Diungkapkan Alex, tersangka Ferdi dan Ongki Saputra tersangka utama awalnya terlibat cekcok dengan korban karena menyerobot antrean BBM di SPBU.
Setelah percekcokan di SPBU, Ferdi dan Ongki pulang ke rumah dan mengambil senjata tajam kemudian mengajak temannya yang lain.
“Tersangka dendam dengan korban lalu pulang ke rumah masing-masing dan mengambil pisau dan parang. Tersangka mengajak temanya yang lain untuk mendatangi korban di SPBU,” jelasnya.
Setibanya di SPBU Ongki dan Ferdi bersama beberapa orang termasuk pelaku AP dan Y (DPO), mereka sempat memantau dan memastikan apakah korban masih ada di sana.
Rombongan tersangka langsung menyerbu korban yang sedang menunggu antrean BBM di truknya. Dalam keadaan terluka korban lari dengan truknya menjauh dari TKP.
“Mobil truk korban menabrak sempat menabrak motor pelaku O (Ongki), kemudian lari ke jalan raya. Kondisi jalan masih macet jadi kendaraannya terhenti. Tersangka Ongki merangsek naik ke truk lalu menusuk korban berkali-kali ke tubuh dan kepala, disitu korban bersimbah darah,” tuturnya.
Saat ini kata Alex anggota masih melakukan pengejaran tersangka satu tersangka berinisial Y yang masih DPO.
“Dalam penyelidikan sementara total ada empat orang pelaku. Apakah ada pelaku lain yang terlibat saat ini masih terus dikembangkan,”terangnya.(Leo)













