Peristiwa

Kasus Penembakan Pratu Ferischal di Kafe Panhead, Manajemen Ungkap Korban dan Pelaku Lebih Dari Sekali Datang ke Kafe

×

Kasus Penembakan Pratu Ferischal di Kafe Panhead, Manajemen Ungkap Korban dan Pelaku Lebih Dari Sekali Datang ke Kafe

Sebarkan artikel ini

Palembang, Briliannews.com — Kasus penembakan Pratu Ferischal yang dilakukan Sertu Ronal di Kafe Panhead di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I Palembang pada Sabtu 16 Mei 2026 yang lalu mengungkap fakta baru diketahui korban Pratu Ferischal dan pelaku Sertu Ronal sudah sering berkunjung ke Kafa Panhead.

Hal tersebut diungkapkan manajemen Kafe Panhead Anto didampingi kuasa hukumnya Andyka AndLan Tama SH MH kepada wartawan Senin (18/5/2026).

“Kalau dilihat dari buku recepcionis kami korban dan pelaku ada beberapa kali ke Panhead artinya bukan sekali mereka datang,”kata Anto.

Pihak Manajemen Panhead juga membuka rekaman CCTV detik detik insiden penembakan mulai dari pelaku dan korban masuk ke dalam kafe dari pintu lobi.

Dalam rekaman tersebut terlihat korban Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa dan tersangka Sertu MRR masuk ke dalam kafe dengan menjalani pemeriksaan keamanan oleh petugas sekuriti menggunakan metal detector.

Namun diduga senjata api rakitan jenis korek api yang dibawa pelaku berhasil lolos dari pemeriksaan petugas keamanan. Senjata itulah yang diduga digunakan tersangka untuk menembak korban hingga tewas.

Kuasa hukum Kafe Panhead, Andyka AndLan Tama SH.,MH menambahkan, pihak manajemen sangat menyayangkan insiden tersebut karena selama ini sistem keamanan di lokasi hiburan malam itu telah dilakukan secara ketat.

“Setiap pengunjung yang masuk dilakukan pemeriksaan ekstra ketat, mulai dari pengecekan identitas hingga barang bawaan menggunakan metal detector.

Namun kami akui kecolongan karena benda yang diduga senjata rakitan itu bisa lolos pemeriksaan. Ini menjadi bahan evaluasi serius bagi kami ke depan,”kata Andyka.

Menurutnya, pihak manajemen juga masih menghormati penuh proses hukum dan penyidikan yang dilakukan oleh Pomdam II/Sriwijaya terhadap para tersangka.

Meski demikian, pihaknya berharap garis polisi yang masih terpasang di lokasi dapat segera dibuka agar operasional kafe bisa kembali berjalan normal. Sebab banyak pegawai yang menggantungkan hidup dari tempat usaha tersebut.

“Kami tetap menghormati proses penyidikan yang dilakukan Pomdam II/Sriwijaya. Namun kami berharap prosesnya dapat segera selesai sehingga police line bisa dibuka dan operasional kafe kembali berjalan, karena banyak karyawan yang bergantung hidup di sini,” katanya.

Sementara itu, Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania memastikan proses hukum terhadap para pelaku masih terus berjalan.

Saat ini pihak penyidik militer fokus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap tersangka serta melengkapi alat bukti.

“Barang bukti sudah diamankan. Saat ini proses masih tahap penyidikan. Untuk pelaku militer ditangani penyidik militer, sedangkan unsur sipil akan diserahkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.(Leo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot pragmatic
gambolhoki