Palembang, Briliannews.com — Tidak sampai 24 jam setelah beraksi, M Redho Raismi (26) pelaku bobol rumah di komplek Bougenvil Blok W, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang alang Lebar Palembang berhasil diringkus tim Opsnal Reskrim Polsek Sukarami.
Dalam menjalankan aksinya Redho tidak sendiri melainkan bersama rekannya Endi yang kini masih dalam pengejaran.
Diketahui kedua pelaku membobol rumah yang dihuni mahasiswi Farmasi Septi Anggraini (20) yang masih bertetangga dengan pelaku pada Jumat 15/5/2026 malam dan berhasil menggasak satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit Laptop dengan kerugian ditaksir sebesar Rp 19 juta.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan didampingi Kanit Reskrim AKP Ledi mengatakan modus operandi kedua pelaku dalam menjalankan aksinya dengan berkeliling memantau situasi rumah korban disiang dihari.
“Setelah melihat korban meninggalkan rumahnya pada malam hari, kedua pelaku langsung membobol rumah korban setelah masuk lewat pagar yang tidak dikunci lalu dengan menggunakan linggis pelaku mencongkel pintu rumah,”kata Alex kepada wartawan saat pres rilis di Mapolsek Sukarami Rabu (20/5/2026).
Setelah berhasil membuka pintu, kedua pelaku mengambil satu unit sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit Laptop milik korban.
“Tidak sampai 24 jam, setelah korban melapor anggota Reskrim Polsek Sukarami berhasil menangkap satu pelaku M Redho Raismi sedangkan temannya Endi masih dalam pengejaran anggota,”jelasnya.
Saat ini, kata Alex penyidik masih melakukan pendalaman terhadap pelaku M Redho Raismi yang sudah ditangkap apakah ada TKP lain tindak pidana pencurian ditempat lain yang melibatkan pelaku M Redho.
“Pelaku ini melakukan aksinya dimalam hari, namun terlebih dulu melakukan pemantauan disiang hari. Setelah dipastikan rumah dalam keadaan kosong pelaku baru beraksi dimalam hari,”jelasnya.
Dari hasil penyelidikan tersangka M Redho diketahui merupakan residivis dalam kasus yang sama diwilayah hukum Polsek Sukarami.
“Motor yang berhasil dicuri pelaku dijualnya dengan cara dipreteli spart partnya satu persatu, namun belum sempat dijual barang bukti motornya berhasil kami amankan dan akan kami serahkan kepada korban yang digunakan sebagai alat transportasi untuk pergi ke kampusnya,”tandasnya.(Leo)













