Palembang, Briliannews.com — Tim gabungan Polda Sumsel dan Satreskrim Polres Lahat meringkus Af pelaku mutilasi terhadap seorang perempuan yang terjadi di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.
AF ditangkap 12 jam setelah penemuan jasad korban SA (63). Diketahui korban SA merupakan ibu kandung tersangka AF.
AF ditangkap disalah satu penginapan di Kabupaten Lahat pada Rabu (8/4/2026) setelah Ditreskrimum Polda Sumsel memback-up penuh penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Lahat.
Tim gabungan fokus mengumpulkan alat bukti, mendalami keterangan saksi, serta melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang identitasnya telah mulai dikantongi.
Peristiwa tragis ini terungkap setelah keluarga korban berinisial SA (63), seorang ibu rumah tangga, merasa curiga karena korban tidak terlihat selama kurang lebih satu minggu.
Kecurigaan tersebut kemudian mengarah pada sebuah lokasi kebun milik korban yang ditemukan memiliki galian tanah mencurigakan.
Selanjutnya, keluarga bersama warga dan perangkat desa melakukan pengecekan di lokasi pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.15 WIB.
Dari hasil pemeriksaan, warga menemukan tiga karung plastik yang ditanam di dalam lubang sedalam sekitar 1,5 meter.
Saat karung dibuka, warga mendapati potongan tubuh manusia yang diduga merupakan korban. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polres Lahat segera mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jenazah korban.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi dan identifikasi oleh tim forensik.
Hingga saat ini, penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan warga sekitar.
Selain itu, tim juga mendalami motif serta kronologi kejadian guna mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya mengatakan Polda Sumsel memberikan perhatian penuh terhadap kasus pembunuhan di Lahat.
“Tim gabungan langsung bergerak untuk mengejar hingga berhasil menangkap pelaku yang tak lain anak korban sendiri,”ungkapnya.
Penyidik masih terus melakukan pendalaman, termasuk penguatan alat bukti untuk mengungkap motif pembunuhan.(Leo)













